3 Kriteria Psikoterapi
Tiga kriteria sebuah terapi untuk jiwa, menurut Etchegoyen, dapat disebut sebagai psikoterapi adalah jika ia menggunakan komunikasi sebagai instrumen kerjanya, hubungan interpersonal sebagai kerangka kerjanya, dan bertujuan untuk menyembuhkan jiwa manusia.
Menggunakan komunikasi sebagai instrumen kerja berarti bahwa proses penyembuhan jiwa dilakukan melalui komunikasi atau dialog nyata. Belakangan muncul terapi-terapi yang mengklaim dirinya sebagai psikoterapi namun tidak menggunakan komunikasi sebagai instrumen kerja. Misalnya terapi-terapi yang menggunakan sentuhan, pijatan, ketukan, pernafasan, dan olah fisik sebagai aktivitas utama. Adalah kebebalan historis untuk menganggap terapi-terapi ini, sekalipun mempengaruhi kondisi kejiwaan, sebagai psikoterapi.
Menggunakan hubungan interpersonal sebagai kerangka kerjanya berarti bahwa proses penyembuhan jiwa terjadi dalam hubungan antara terapis dengan kliennya. Terapi-terapi yang bersifat searah, dari terapis ke klien, tidak memenuhi kualifikasi ini.
Misalnya seorang terapis yang menekankan pada pemberian sugesti atau informasi saja sementara klien bersifat pasif (atau dispekulasikan aktif) juga bukan psikoterapi. Ini sekaligus menegaskan bahwa hipnosis dengan sugesti searah sebagaimana dipraktikkan oleh Liebeault tidak layak disebut sebagai psikoterapi.
Bertujuan untuk menyembuhkan jiwa manusia berarti proses penyembuhan dilakukan tanpa maksud terselubung seperti indoktrinasi, pembimbingan, pengajaran, dan katakese. Psikoterapi bertujuan secara murni adalah untuk menyembuhkan jiwa. Jika ada tujuan lain, misalnya seperti bimbingan rohani, maka itu bukan lagi psikoterapi. Terapi yang dilakukan dengan membimbing klien untuk melakukan aktivitas tertentu dengan tujuan agar klien dapat menggunakannya sendiri nantinya, misalnya seperti Emotional Freedom Technique (EFT), lebih tepat disebut sebagai self-help ketimbang psikoterapi. Termasuk juga terapi yang bertujuan untuk mengajarkan hal tertentu, lebih tepat untuk disebut sebagai psikoedukasi, sebagaimana Karl dan Will Menninger lakukan di kliniknya.
Absennya satu saja kriteria di atas berarti menggugurkan kualifikasi dari sebuah terapi untuk disebut sebagai psikoterapi. Kriteria ini digunakan dalam pendidikan, literatur, dan institusi psikoterapi besar di Amerika dan Eropa. Ini adalah penegasan bahwa tidak sembarangan terapi bisa disebut sebagai psikoterapi. Psikoterapi adalah terapi yang memiliki makna khusus dan bekerja sesuai dengan bagaimana makna itu membentuk dirinya.
Siraj, M. F. 2022. Kualitas Psikoterapi: Tiga Kriteria Utama. Buletin Psikoanalisis, 1:1, 1-6

Recent Comments